Oleh: agriefishery | Agustus 11, 2012

IKAN – IKAN MAS RAKSASA

IKAN MAS RAKSASA DI DANAU TOBA

Oleh: Maridup Hutauruk

Pada akhir Maret 2011 diberitakan di Kompasianer ditemukannya Ikan Mas Raksasa di Danau Toba oleh Petani Keramba Jala Apung, yang beratnya lebih dari 30 Kg. Apakah temuan ini menjadi sesuatu yang aneh untuk ukuran Danau Toba yang maha luas itu? Tentu saja tidak! Apalagi ikan itu ditemukan disekitar pengusahaan Keramba Jala Apung yang kaya dengan sumber pakan tersisa.

Ikan mas yang dikenal di Indonesia adalah dari spesies Cyprinus Carpio, Linn. 1758, yang oleh para ahli perikanan dibuat menjadi beberapa penggolongan. Ada penggolongan berdasarkan bentuk yang disebut bersisik normal dinamai Karper dan bentuk  sirip memanjang dinamai Kumpai. Ada juga yang membuat penggolongannya dikelompokkan sebagai kelompok konsumsi dan kelompok hias.

Secara garis keturunan maka silsilah Ikan Mas adalah sebagai berikut:

  • Kerajaan              : Animalia
  • Filum                     : Chordata
  • Kelas                     : Actinopterygii
  • Ordo                      : Cypryniformes
  • Keluarga              : Cyprinidae
  • Genus                   : Cyprinus
  • Spesies                 : Cyprinus Carpio, Linn. 1758

Berdasarkan sejarah perikanan di Indonesia bahwa jenis Ikan Mas masuk ke Indonesia dari Eropah dan Tiongkok. Disebutkan bahwa tercatat tahun 1860 ikan jenis Karper ini sudah diternakkan di Ciamis Jawa Barat.  Turunan dari Jawa ini kemudian dikembangkan di Bukit Tinggi – Sumatera Barat di tahun 1892. Berikutnya dikembangkan di Tondano – Minahasa, Sulawesi Utara di tahun 1895. Daerah Tabanan – Bali Selatan tahun 1903, Ende – Flores, NTT tahun 1932, Sulawesi Selatan tahun 1935. Tahun 1927 jenis-jenis jenis Galisia (karper gajah) didatangkan dari Negeri Belanda. Tahun 1930 didatangkan lagi karper jenis Frankisia (karper kaca). Pada tahun 1974, mengimpor ikan karper ras Taiwan, ras Jerman dan ras fancy carpJepang. Sekitar tahun 1977 Indonesia mengimpor ikan karper ras yamato dan ras koi dari Jepang. Ras-ras ikan karper yang diimpor tersebut dalam perkembangannya ternyata sulit dijaga kemurniannya karena berbaur dengan ras-ras ikan karper yang sudah ada di Indonesia sebelumnya sehingga terjadi persilangan dan membentuk ras-ras baru.

Kalau kita bandingkan silsilah keturunan jenis ikan asli Tanah Batak dimana Danau Toba terletak maka tidak benar bahwa Ikan Mas yang dikenal di Indonesia berasal dari luar seluruhnya, khususnya untuk jenis ikan mas di Tanah Batak, karena mereka berasal dari keluarga yang sama dengan Ihan dan Jurung, tentu saja dari turunan yang sama pula. Ikan asli Tanah Batak yang disebutkan itu adalah jenis Jurung, walaupun sudah jarang terlihat tetapi masih ditemukan dibeberapa kawasan sebanyak 4 jenis yang disebut Genus Tor (Ikan Batak) dari Spesies species Tor Douronensis, Tor Tambra, Tor Soro dan Tor Tambroides, juga ada di Laut Tawar Takengon Aceh Tengah.

Sementara ikan asli jenis lainnya, bahasa daerahnya disebut Ihan dan dinyatakan sudah punah dari Danau Toba, tetapi masih ditemukan Aceh Tengah, tepatnya di Kampung Lumut Kecamatan Linge dan sebagian lagi di Samarkilang Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah. Jenis ihan ini dalam bahasa ilmiahnya disebut Genus Neolissochilus, dengan nama Spesies Neolissochilus Sumatranus dan Neolissochilus thienemanni.

Coba kita bandingkan Silsilah ikan asli Tanah Batak dengan Ikan Mas untuk membuktikan bahwa Ikan Mas yang ada di Tanah Batak adalah asli dari Tanah Batak dan bukan keturunan yang didatangkan dari negeri luar itu:

SILSILAH

IHAN (Ikan Batak Asli – punah?)

JURUNG (IKAN BATAK)

IKAN MAS – KARPER

Kerajaan Animalia Animalia Animalia
Filum Chordata Chordata Chordata
Kelas Actinopterygii Actinopterygii Actinopterygii
Ordo Cypryniformes Cypryniformes Cypryniformes
Keluarga Cyprinidae Cyprinidae Cyprinidae
Genus Neolissochilus Tor Cyprinus
Spesies
  1. Neolissochilus Sumatranus
  2. Neolissochilus thienemanni
  1. Tor Douronensis
  2. Tor Tambra
  3. Tor Soro
  4. Tor Tambroides
Cyprinus Carpio, Linn. 1758

Maridup Hutauruk

Kalau demikian tentunya Spesies Cyprinus Carpio (Ikan Mas) memiliki silsilah Keluarga yang sama dengan Ihan dan Jurung (Ikan Batak, tentu tidak salah mengatakan bahwa di Tanah Batak terdapat jenis Ikan Mas yang asli juga dan bukan yang berasal dari negeri luar tersebut.

Terjadinya Danau Toba juga dilegendakan oleh orang Batak akibat Seorang Laki-laki yang melanggar janji terhadap istrinya seekor ikan berwujud manusia berwarna merah. Karena pelanggaran janji ini maka terjadilah banjir yang memenuhi Kawah Toba dan istri berwujud manusia itu kembali menjadi ikan penghuni Danau Toba.

Kembali kepada ditemukannya Ikan Mas Raksasa di Danau Toba ada kemungkinannya karena mendapat supply pakan yang berlimpah dan berprotein tinggi yang ditaburkan oleh petani KJA sehingga sisa-sisa pakan tersebut dimakan oleh ikan-ikan yang ada diluar keramba itu.

Melihat bentuk ikan Mas Raksasa yang ditemukan itu sepertinya bukan dari jenis Ikan Mas Batak asli, karena ikan Mas asli di Tanah batak berbentuk bulat panjang yang mirip dengan bentuk tubuh Ikan Koi, namun sisiknya tidak sebesar sisik ikan mas koi. Jadi bukanlah sesuatu yang aneh apabila Ikan Mas Raksasa ditemukan di Danau Toba, dan boleh jadi ada jenis-jenis ikan raksasa lainnya yang sudah berbentuk monster di Danau Toba yang maha luas itu.

Beberapa jenis Ikan Mas Raksasa yang pernah ditemukan, seperti diberitakan berikut ini:

Ikan Mas raksasa ditemui di Sungai Mekong bagian Thailand. Ikan berbobot sekitar 600 pon ini merupakan salah satu jenis yang mengalami jumlah penurunan populasi yang drastis di Asia Tenggara. Sumber: VIVANEWS, Minggu, 23 Januari 2011.

Seorang bernama Biagini menemukan Ikan Mas Raksasa dari salah satu danau di Perancis.  Sumber: Yahoo/Daily Mail/foto: Daily Mail

Beberapa tangkapan Ikan Mas Raksasas, diambil dari sumber:  http://www.anglinglines.com

Satu keluarga Dave, Janet, Dan Johnson berhasil mendapat Ikan Mas Raksasa seberat 73,03 lb (33,11 Kg) di Danau Laroussi.

<<< Ikan Mas Raksasa Terry Walker seberat 54,03 lb. (24,5  Kg)

 

<<< Ikan Mas RAksasa Rahja seberat  45,04 lb (20,41  Kg)

<<< Ikan Mas Raksasa Paul  Mersh 54lb (24,5 Kg)  and Peter Mersh 32lb (14.5 Kg)

<<< Ikan Mas Raksasa Arthur 53lb (24 Kg)

<<< Ikan Mas Raksasa Big John  50 lb ( 22,67 Kg)

(mph)..

SUMBER :

http://konsumenikan.wordpress.com/2011/08/10/ikan-mas-raksasa-danau-toba/

Iklan
Oleh: agriefishery | Agustus 11, 2012

SYNODONTIS, SI PERENANG TERBALIK

 

Ikan unik yang berenang terbalik ini namanya Synodontis. Ikan Synodontis merupakan jenis ikan hias air tawar yang berasal dari daerah sungai Nil di benua Afrika. Ikan aneh ini termasuk dalam kelompok catfish dari famili Mochokidae. Nama Synodontis berasal dari bahasa Yunani, yaitu syn berarti bersama dan odon berarti gigi karena ikan Synodontis hidup berkelompok dalam koloninya dan memiliki gigi-gigi mandibular.
Ikan Synodontis memiliki sirip dorsal tegak yang indah dan menjulur panjang sehingga sering dijuluki featherfin catfish. Ikan Synodontis juga memiliki keunikan yaitu dapat berenang dengan posisi ttubuh erbalik. Karena keunikannya ini ikan Synodontis memiliki daya tarik dan menjadi buruan para penggemar ikan hias. Ikan ini memakan beberapa pakan alami seperti cacing, larva nyamuk dan pakan buatan (pellet).
Sumber: Kaskus.us
Oleh: agriefishery | Agustus 11, 2012

PENGENALAN JENIS IKAN HIAS

2. JENIS IKAN HIAS

  1. Diskus

    Ikan hias Diskus (Symhysodonodiscus) merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang berasal dari sungai Amazon (Brasil). Jenis ikan tersebut mempunyai nilai ekonomis yang baik dan sangat disenangi di berbagai negara. Di Indonesia ikan Diskus sudah dapat dibudidayakan dan sangat potensil untuk dikembangkan karena selain dapat dipasarkan dipasaran lokal, juga dapat merupakan komoditas ekspor. Ciri khas dari ikan diskus ialah benetuk badannya tubuh pipih, bundar mirip ikan bawal dengan warna dasar coklat kemerah-merahan. Ikan diskus dapat dibudidayakan didalam Aquarium untuk sepasang diskus dapat ditempatkan dalam aquarium berukuran sekitar 75 x 35 x 35 cm kwalitas yang diperlukan untuk hidup dan berkembang ikan diskus yaitu di air yang jernih, temperatur sekitar 28 – 30 ° C pH (derajat keasaman) 5 – 6 selain itu kandungan Oksigen terlarutnya harus cukup tinggi yaitu + lebih besar dari 3 ppm (pxrt per million). Ikan Diskus sudah dapat dikembangbiakan setelah berumur antara 15 – 20 bulan. Adapun makanan yang umum dengan makan yaitu kutu air, cuk, cacing (makanan buatan) yang ada dipasaran.

  2. Severum

    Ikan severum Cichlosoma severum adalah salah satu jenis ikan hias air tawar yang berasal dari Amerika Serikat bagian Utara (S. Arhazone). Tubuhnya pendek, gemuk dan gepeng dengan warna dasar tubuh bervariasi yaitu coklat kekuningan, atau hitam kecoklatan. Jenis ikan ini juga mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Ikan Severum dapat dipelihara didalam aquarium atau bak semen kwalitas air yang diperlukan untuk pemeliharaan ikan severum yaitu: PH. : 5,5 – 7, temperatur air 21 – 25°C. Ikan Severum sudah dapat dipijahkan setelah berumur + tahun dengan ukuran 12 – 15 cm. Induk jantan dari betina dapat dibedakan dari warna dan ukuran induk jantan berwarna lebih cerah dengan induk yang lebih besar dari betina. Makanan yang dapat diberikan jenis ikan ini antara lain: kutu air, cuk, cacing sutera dll.

  3. Ikan Rainbow

    Ikan Rainbow merupakan jenis ikan hias yang banyak diminati masyarakat karena jenis ikan ini juga dapat merupakan komoditi eksport. Ada 2 jenis rainbow yang cukup terkenal yaitu rainbow Irian (Melano Tacnia maccaulochi dan Rainbow Anlanesi ogilby Telmatherina ladigesi ahl Rainbow Irian warna dasarnya keperak-perakan dengan warna gelap metalik sedangkan rainbow Sulawesi warna dasarnya kuning zaitun, dengan warna bagian bawah kuning jenis ikan ini termasuk ikan bertelur dengan menempelkan telur pada tanaman air. Kwalitas air yang diperlukan untuk kehidupan jenis ikan ini yaitu temperatur air 23 – 26 ° C. Ph. air sebaiknya diatas 7. Jenis ikan ini dapt hidup dan berkembang-biak dalam aquarium maupun bak semen. Ikan ini sudah dapat memijah setelah berumur + 7 bulan dalam ukuran 5 – 7 cm. Makanan yang biasa diberikan dalam pemeliharaan ikan ini yaitu kutu air, cacing zambut atau cuk. Supaya ikan dapat tumbuh dengan baik selama pemeliharaan bertelur, air harus klop memenuhi persyaratan dan dilakukan penggantian air + 1 minggu 1 kali.

  4. Ikan Niasa

    Psedatropheus auratus Bonlenger atau nama Inggris Auratus. Di DKI jakarta lebih dikenal dengan nama Niasa jenis ikan ini mempunyai tubuh memanjang agak datar, warna dasar kuning keemasan cerah atau hitam pekat. Ikan Niasa sangat agresif gerakannya sehingga harus hati-hati kalau akan dicampur dengan jenis ikan lain. Kwalitas air yang diperlukan untuk hidup dan berkembang ikan Niasa yaitu pH = 7, temperatur 24 – 27°C. Pemeliharaan dapat dilakukan didalam bak semen atau aquarium. Ketinggian air yang diperlukan untuk pemijahan sekitar 30 – 35 cm. Ikan Niasa sudah dapat memijahkan dalam umur 7 bulan dengan ukuran panjang tubuh : 7 cm. Induk jantan dan betina dapat dibedakan dari totol kuning sirip anusnya. Ikan jantan biasanya memiliki totol-totol in, sementara si betina tidak. Makanan yang diberikan antara lain : Cuk, kutu air.

3. SUMBER

Dinas Perikanan, Pemerintah DKI Jakarta, Jakarta, 1996

Oleh: agriefishery | Agustus 11, 2012

JENIS – JENIS IKAN HIAS AIR TAWAR

BLACK GHOST
Ikan Black Ghost ( Afteronotus albifrons, Linneaus ) merupakan salah satu jenis ikan yang mempunyai peluang bisnis yang potensial. Ikan jenis ini belum banyak dikenal oleh masyarakat tetapi saat ini beberapa pengusaha ikan hias memproduksi benih sebagai komoditas lokal maupun ekspor.
” Black Ghost ” berasal dari sungai Amazon, Amerika Selatan merupakan ikan pendamai, yang ukurannya dapat mencapai 50 cm, tubuhnya memanjang dan pipih dengan warna tubuh hitam. Ikan ini digolongkan kedalam ikan pisau (Knifefishes), karena secara keseluruhan bentuk tubuhnya menyerupai pisau melebar dari bagian kepala dan badan kemudian melancip dibagian perut.
Persyaratan kualitas air media yang dikehendaki ikan Black Ghost yaitu ‘ Soft ‘ ( lunak ) dan cenderung asam, walaupun demikian ‘ Black Ghost ‘ relatif dapat hidup pada kondisi air yang bervariasi. Black Ghost juga memilih makanan jenis tertentu, dapat memakan pakan kering, beku maupun makanan hidup, walaupun demikian lebih suka jika diberi pakan cacing rambut.

NEON TETRA

Neon tetra (Paracheirodon innesi) merupakan jenis ikan hias air tawar yang termasuk keluarga characin (famili Characidae, ordo Characi formes). Jenis tetra dari genus Paracheirodon merupakan ikan-ikan asli perairan Amerika Selatan. Warnanya yang cerah membuat jenis ikan ini dapat terlihat pada perairan sungai pedalaman yang gelap dan hal ini merupakan salah satu sebab populernya jenis ikan ini sebagai ikan hias.
Neon tetra memiliki warna yang cerah, terdapat garis horizontal berwama biru-hijau sepanjang kedua sisi ikan mulai dari hidung hingga bagian depan ekor dan warna kemerah-merahan sepanjang setengah bagian posterior bawah tubuh. Pada malam hari warna tubuhnya akan menghilang selama ikan beristirahat dan akan muncul kembali ketika ikan aktif pada pagi harinya. Neon tetra dapat tumbuh hingga 4 cm. Ikan betina memiliki perut yang sedikit agak besar dibanding ikan jantan

MANFISH

Ikan manfish (Angle Fish) berasal dari Amerika Selatan, tetapi telah banyak dibudidayakan di Indonesia. Ikan manfish disebut Angle Fish (Ikan Bidadari), karena bentuk dan warnanya menarik serta gerakkannya yang tenang. Secara umum budidaya ikan manfish tidak membutuhkan lahan yang luas, bahkan dapat dilakukan dalam aquarium atau paso dari tanah, sehingga tidak membutuhkan investasi besar untuk budidayanya.

PALMAS

Palmas, merupakan salah satu jenis ikan purba/jurasic fish. Ikan ini dapat hidup diperairan dangkal, bahkan adang kering. Mempunyai kemampuan beradaptasi pada air dengan kandungan oksigen rendah.
Ikan ini mampu mengambil udara langsung. Cara pemeliharaannya cukupmudah, diberikan pakan ikan hidup(mas, cere/guppy), cacing bahkan pelet/makanan kering.
Jenis yang dapat kita temui di Indonesia atara lain : Polypterus Delhezy, PolypterusPalmas, Polypterus Ornatipinis, P. Retropinis, P.Weeksy.
Ikan ini memerlukan aquarium/tempat pemeliharaan yang cukup besar, jika kita ingin memeliharanyalebih dari 1 ekor, karena ikan jenis ini cukup agresif terhadap sesamanya.
Dalam pemelihara di aquarium sebaiknya diberikan kayu atau batu-batuan untuk tempat persembunyiaannya. Dan juga gemar meloncat ke permukaan air. Jadi sebaiknya aquarium diberi penutup. Keasaman air relatif normal antar 7-8. Kesadahan juga normal.

NIAS NIASA

Ikan hias Niasa ( Auratus ) adalah ikan hias yang mempunyai cirri khas bentuk tubuh tubuh memanjang agak datar dengan warna dasar hitam pekat atau kuning keemasan. Ikan hias Niasa adalah ikan yang agresif sehingga perlu hati-hati jika ingin mencampur dengan ikan hias yang lain.
Kualitas air yang deperlukan ikan hias niasa adalah PH = 7 dengan temperature air antara 24 – 27 derajat celcius. Ikan hias niasa dapat dibudidayakn dalam bak semen atau aquarium. Ktinggian air untuk pemijahan antara 30 – 35 cm.
Ikan hias niasa yang telah berumur tujuh bulan dengan ukuran 7 cm sudah dapat dikembang biakkan. Induk jantan mempunyai ci totol totol di kuning di sirip anusnya, sedang yang betina tidak punya.Makanan ikan niasa adalah kutu air, cuk dan lain-lain.

RAINBOW

Ikan hias Rainbow adalah ikan hias yang sangat potensial dikembangkan di indonesia. Tak jelas darimana ikan ini berasal. Ada dua jenis ikan rainbow yang terkenal, yaitu ikan Rainbow Papua ( Irian ) dan ikan Raiboe Sulawesi.
Ikan rainbow irian ciri khasnya adalah warna dasarnya keperak-perakan dengan warna metalik gelap. Ikan rainbow sulawesi cirinya adalah warna kuning zaitun dengan warna kunin di bagian bawah.
Namun yang banyak di minati adalah ikan rainbow yang dari Irian. Ikan hias rainbow berkembang biak dengan menempelkan telurnya pada tanaman air. Ikan hias rainbow memerlukan kualitas air yang jernih dengan temperature 23 – 26 derajat celcius.
Selama proses bertelur air harus benar-benar memenuhi standart yang diperlukan dan diperlukan pergantian air seminggu sekali. Makanan ikan rainbow adalah cuk, kutu air, cacing zambut dan lain-lain.

LOUHAN
Lou Han merupakan salah satu ikan hias yang banyak digemari di Indonesia dan berasal dari keluarga Cichlidae. Siklid merupakan keluarga besar yang terdiri atas ratusan spesies. Perkawinan silang antar Lou Han terbukti menghasilkan Lou Han yang cukup baik kualitasnya dengan ciri-ciri fisik tertentu, yaitu pada aspek warna, rajah dan keindahan bentuk. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap perubahan warna ikan Lou Han adalah dengan pemberian pakan buatan di samping faktor genetic ikan tersebut. Terdapat banyak produk pakan Lou Han yang beredar di pasaran dan menawarkan keunggulan masing-masing antara lain untuk pertumbuhan, perubahan warna, perkembangan nonong dan penampakan sisik mutiara, sehingga membuat bingung konsumen untuk memilihnya. Terdapat juga strategi pasar yang membuat pakan yang dwifungsi atau tiga fungsi. Penelitian ini dilakukan untuk menguji berbagai merk pakan Lou Han yang beredar di pasaran terhadap perubahan warna khususnya warna merah pada ikan Lou Han Red Diamond, di samping itu untuk mengetahui pertumbuhan (pertambahan berat badan) ikan.

RAINBOW
Ikan Rainbow merupakan jenis ikan hias yang banyak diminati masyarakat karena jenis ikan ini juga dapat merupakan komoditi eksport. Ada 2 jenis rainbow yang cukup terkenal yaitu rainbow Irian (Melano Tacnia maccaulochi dan Rainbow Anlanesi ogilby Telmatherina ladigesi ahl Rainbow Irian warna dasarnya keperak-perakan dengan warna gelap metalik sedangkan rainbow Sulawesi warna dasarnya kuning zaitun, dengan warna bagian bawah kuning jenis ikan ini termasuk ikan bertelur dengan menempelkan telur pada tanaman air.

CORYDORAS

Corydoras merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang banyak diminati pecinta ikan hias dan mempunyai peluang ekspor. Selain digunakan sebagai ikan hias air tawar, juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan kosmetik di negara maju.
Walaupun ikan ini berasal dari Amerika Selatan, tetapi sejak lama telah berhasil dibudidayakan di Indonesia. Ikan ini dikenal mudah pembudidayaannya. Bentuk tubuh pendek dan gemuk, punggung lebih melengkung dibandingkan dengan perut, kedua sisi ikan dilengkapi dengan lempengan seperti tulang yang tersusun dalam dua baris, mempunyai dua pasang kumis yang terletak di rahang atas dan rahang bawah serta ukuran tubuh dapat mencapai 12 cm. Ikan Corydoras dapat dibudidayakan di kolam yang kandungan oksigen di dalam airnya rendah. Kondisi lingkungan cocok untuk jenis ikan ini adalah: pH 6-8, suhu 21.5-28 O C.

SEVERUM

Ikan severum Cichlasoma severum adalah salah satu jenis ikan hias air tawar yang berasal dari Amerika Serikat bagian Utara (S. Arhazone). Tubuhnya pendek, gemuk dan gepeng dengan warna dasar tubuh bervariasi yaitu coklat kekuningan, atau hitam kecoklatan. Jenis ikan ini juga mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Ikan Severum dapat dipelihara didalam aquarium atau bak semen kwalitas air yang diperlukan untuk pemeliharaan ikan severum yaitu:

PH : 5,5 – 7, temperatur air 21 – 25°C.kan Severum sudah dapat dipijahkan setelah berukuran 12 – 15 cm. Induk jantan dari betina dapat dibedakan dari warna dan ukuran induk jantan berwarna lebih cerah dengan induk yang lebih besar dari betina. Makanan yang dapat diberikan jenis ikan ini antara lain: kutu air, cuk, cacing sutera dll.

DISCUS

Ikan hias Diskus (Symphysodon discus) merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang berasal dari sungai Amazon (Brasil). Jenis ikan tersebut mempunyai nilai ekonomis yang baik dan sangat disenangi di berbagai negara.Di Indonesia ikan Diskus sudah dapat dibudidayakan dan sangat potensil untuk dikembangkan karena selain dapat dipasarkan dipasaran lokal, juga dapat merupakan komoditas ekspor. Ciri khas dari ikan diskus ialah benetuk badannya tubuh pipih, bundar mirip ikan bawal dengan warna dasar coklat kemerah-merahan. Ikan diskus dapat dibudidayakan didalam Aquarium untuk sepasang diskus dapat ditempatkan dalam aquarium berukuran sekitar 75 x 35 x 35 cm kwalitas yang diperlukan untuk hidup dan berkembang ikan diskus yaitu di air yang jernih, temperatur sekitar 28 – 30 ° C pH (derajat keasaman) 5 – 6 selain itu kandungan Oksigen terlarutnya harus cukup tinggi yaitu lebih besar dari 3 ppm (part per million). Ikan Diskus sudah dapat dikembangbiakan setelah berumur antara 15 – 20 bulan. Adapun makanan yang umum dengan makan yaitu kutu air, cuk, cacing (makanan buatan) yang ada dipasaran.

MAS KOKI

Ikan mas koki merupakan salah satu ikan hias yang amat terkenal di kalangan penggemarnya. Pasalnya, ikan jenis ini sudah puluhan tahun terkenal di Indonesia. Bahkan, mungkin menjadi yang pertama dipelihara sebagai ikan hias. Meski begitu, ikan jenis ini baru mengalami perkembangan pesat peminatnya sekitar tahun 2000-an. Ikan yang aslinya dari Cina ini, bentuknya amat lucu dan menyenangkan. Ukurannya sedang sampai besar mencapai 20 cm. Namun, di Indonesia ikan jenis ini sejenis dengan ikan mas. Ikan ini senang merayap di dasar dan hanya sesekali berenang. Berbagai macam warna ada pada ikan mas koki, seperti merah, kuning, hitam, putih, dan ada pula campuran berbagai warna. Selain itu, ikan ini pun memiliki jenis atau varietas sangat beragam. Bentuk badan umumnya bulat atau gemuk. Makin bulat biasanya makin digemari para penggemar. Pada beberapa jenis, mas koki kepala singa (lion head) dan mata balon, tidak memiliki sirip punggung. Ada pula yang mempunyai sirip ekor satu dan dua buah, terbuka atau mekar serta panjang. Sementara yang jenis siripnya kuncup dan tidak mekar, tidak laku dijual atau tidak disenangi.
Adapun jenis ikanmas koki yg bagus, yaitu mas koki mutiara :Ikan koki mutiara merupakan jenis ikan mas yang mempunyai tubuh bulat dengan kepala kecil dan ekor lebar. Ikan ini berasal dari daratan cina, namun di
Indonesia sudah lama dapat dibudidayakan. Pemasaran ikan ini selain di dalam negeri juga merupakan jenis ikan yang dieksport dan harganyapun cukup tinggi.

ARWANA

Arwana termasuk famili ikan “karuhun”, yaitu Osteoglasidae atau famili ikan “bony-tongue” (lidah bertulang), karena bagian dasar mulutnya berupa tulang yang berfungsi sebagai gigi. Arwana memiki berbagai julukan, seperti: Ikan Naga (Dragon Fish), Barramundi, Saratoga, PlaTapad, Kelesa, Siluk, Kayangan, Peyang, Tangkelese, Aruwana, atau Arowana, tergantung dari tempatnya. Ikan Arwana merupakan ikan yang berasal dari daerah subtropics dan tropis, sehingga arwana banyak di temukan di Indonesia, Malaysia, Vietnam, Birma, Thailand. Habitatnya adalah sungai – sungai besar dengan arus
yang cukup deras.
Arwana yang ditangkap liar sekaran sudah sangat jarang sekali. Jumlah arwana yang menurun drastic, apalagi ditunjang dengan banyaknya polusi air seperti sekarang. Arwana yang beredar sekarang dipastikan merupakan hasil dari pembibitan yang dilakukan para pengusaha pembibitan yang sudah teruji mutu dan kualitas gennya. Ikan arwana atau Arwana Asia (Scleropages formosus) adalah salah satu ikan paling favorit di dunia. Dengan ketahanan fisik yang kuat, harga yang mahal dan pecinta arwana yang ada dimana-mana menjadikan arwana menjadi ikan legenda.
Ikan Arwana

yang jenis asia yang berwana keperak -perakan memiliki nama latin (Scleropages formosus) adalah ikan yang menjadi favorit bagi para hobbiis ikan hias nasional. Dengan warnanya
yang menakjubkan ada yang silver, emas , merah dan hijau. Arwana menjadi favorit bagi banyak orang karena besar sisiknya yang mempesona. Konon memelihara ikan arwana juga bisa membawa hokky hal inilah yang menyebabkan harga ikan arwana di pasaran selalu tinggi dan stabil. Tidak seperti ikan-ikan hias jenis lain yang harganya naik turun.

CUPANG
Ikan cupang adalah ikan hias yang sangat dikenal oleh masyarakat khususnya anak – anak, karena ikan tersebut selain rupanya yang cantik juga dapat merupakan tentera yang menarik bila di adu. Ikan ini juga sering disebut ikan laga dan nama latinnya adalah Betta spendens, termasuk dalam famili Anabantidae (Labirynth Fisher).

SUMBER:

http://pasarlawas.blogspot.com/2012/01/jenis-ikan-hias-air-tawar.html

Oleh: agriefishery | Agustus 10, 2012

ORGAN PEMUKUL PADA UDANG MANTIS

Stuart Westmorland/Photo Researchers, Inc. Udang Mantis

CALIFORNIA, KOMPAS.com – Salah satu fauna Indo-Pasific yang unik adalah udang mantis. Sejatinya, hewan ini bukan udang yang sebenarnya namun masih memiliki kekerabatan dengan crustacea.

Keunikan dari udang mantis adalah organ berwarna merah sepanjang kurang dari 1 cm yang bisa dipakai untuk memukul cangkang mollusca, kepala ikan kecil maupun kaca akuarium.

David Kisalius, insinyur teknik kimia dari University of California, tertarik dengan organ ini. Ia menyelidiki komposisi organ yang disebut “dactyl club” ini.

“Kami menemukan bahwa organ itu punya struktur komposit yang sangat unik, ada 3 area berbeda di dalam pemukul itu,” kata Kisalius dikutip New York Times, Senin (11/6/2012).

Permukaan organ pemukul tersebut tersusun atas material kalsium karbonat, jenis yang sama seperti yang didapati di tulang manusia.

Di bawahnya, terdapat material lain yang tersusun sedemikian rupa sehingga mencegah kerusakan atau retaknya organ meluas.

Sementara, di area terakhir, tersusun atas kitin yang membantu organ pemukul tersebut dari tekanan luar.

Struktur kompleks yang menyusun alat pemukul tersebut memberikan udang mantis kemampuan bertahan dari benturan. Dampak yang dirasakan secara lokal tak berpengaruh pada fungsi alat pemukul ini.

Kisalius mengungkapkan, dari hasil studi tersebut, ia akan mengembangkan baju pelindung yang bisa melindungi selama olahraga maupun berkendara.

SUMBER :

http://sains.kompas.com/read/2012/06/13/12110432/Udang.Mantis.Punya.Organ.Pemukul

 

 

 

« Newer Posts - Older Posts »

Kategori