Oleh: agriefishery | Agustus 8, 2012

IKAN PLATY (Xiphophorus sp.)

3.11 Ikan Platy (Xyphophorus sp)

Ikan platy adalah ikan ovovivipar artinya ikan tersebut beranak dan bertelur atau sering umum disebut beranak saja yang dalam bahasa Inggris disebut dengan livebearer. Ikan jantan akan membuahi telur betina yang masih berada dalam  tubuhnya. Ikan platy yang banyak dikenal dikalangan penghobi ikan hias antara lain : platy koral, sunset, mickey mouse, pedang, cendrawasih, variatus, dan hawaii. Meskipun mempunyai varian yang banyak namun pada dasarnya mempunyai ciri yang sama. Ikan ini dapat mencapai ukuran tubuh sebesar 12 cm, atau bahkan lebih pada beberapa jenis tertentu.

Warna untuk setiap strain sangat variatif dan banyak sehingga menarik minat banyak orang untuk memeliharanya. Sebagian besar jantan dan betina mempunyai warna yang sama sehingga harga jantan dan betina sama, kecuali pada beberapa jenis seperti cendrawasih yang berbeda jantan dengan betinanya.

Ikan platy bersifat pendamai sehingga cocok jika dicampur dengan ikan hias lain. Keistimewaan ikan ini adalah dapat beranak 4-5 kali hanya dalam sekali pemijahan. Hal ini karena induk betina mempunyai kemampuan untuk menyimpan sperma jantan dalam jangka waktu tertentu. Suhu yang baik untuk pemeliharaan platy adalah 25-28 0C dengan pH 7.0-7.5 serta dH atau hardness sebesar 10-150.

3.11.1 Pemeliharaa Induk

Induk platy dapat dipelihara di akuarium atau dalam bak beton, untuk akuarium berukuran cm atau bak semen dengan ukuran cm. Untuk akuarium dapat diisi induk sebanyak 100 ekor dan untuk bak semen dapat diisi induk sebanyak 200 induk atau lebih. Induk jantan dan betiana sebaiknya dipisah agar tidak ada yang memijah secara liar.

Pakan yang diberikan dapat berupa cacing beku (blood worm) atau kutu air, bisa juga diberikan pelet jika induk mau memakannya, sebaiknya hindarkan pemberian cacing sutra. Pakan diberikan dua kali sehari pagi dan sore sampai ikan kenyang .

Selain pakan kualitas air memegang peranan penting dalam pemijahan ikan ini. Air yang digunakan sebaiknya telah diendapkan dalam tandon selama semalam dan diberi aerasi. Pergantian air dilakukan setiap hari sebanyak 20-50% atau tergantung tingkat kekotoran air. Penyifonan sisa pakan dan kotoran juga dilakukan setiap hari.

3.11.2 Pemijahan

Induk platy yang baik adalah yang telah berusia 2-4 bulan dengban jantan mempunyai gonopodium yaitu modifikasi sirip anal yang berfungsi untuk menyalurkan sperma ke dalam tubuh induk betina. Sedangkan induk betina yang telah matang badannya agak sedikit gemuk.

Akuarium untuk pemijahan sebaiknya berukuran cm dengan setengahnya diisi dengan tanaman air yang terendam seperti Cabomba dan jenis lain. Fungsi dari tanaman air ini adalah untuk tempat persembunyian anak ikan yang baru lahir agar terhindar dari pemangsaan induk. Perbandingan jantan dan betina adalah 2:3 dan selama pemijahan induk dapat diberi pakan. Setelah memeijah induk betina akan terlihat lebih gemuk dan akan melahirkan anak beberapa hari kemudian.

3.11.3 Pemeliharaan Larva atau Benih

Anak yang telah lahir sebaiknya segera diambil dari akuarium pemijahan dan diletakkan dalam kolam pendederan yang berukuran cm. Anak yang baru lahir beberapa saat kemudian sudah dapat mengambil pakan dari luar. Pakan yang diberikan adalah kutu air yang halus atau kalau bisa adalah Artemia. Anak platy akan mencapai ukuran siap jual ketika berumur 2.5 bulan atau berukuran 2 cm.

SUMBER :

taufikbudhipramono.blog.unsoed.ac.id/2011/05/12/teknologi-budidaya-ikan-hias-3/

ARTIKEL LAINNYA:

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: