Oleh: agriefishery | Agustus 8, 2012

IKAN NEON TETRA (Paracheirodon innesi)

3.14 Ikan Neon Tetra (Paracheirodon innesi)

3.14.1 Deskripsi Ikan Neon Tetra

Ikan neon tetra merupakan ikan asli Amerika Latin dimana penyebarannya meliputi seluruh system irigasi sungai Amazon, Brazil. Ikan ini merupakan salah satu komoditas ekspor yang banyak diminta oleh eksportir. Selain itu budidaya ikan ini tergolong cepat, mulai dari tahap penetasan sampai dengan siap jual. Biasanya petani menggunakan akuarium untuk membudidayakan ikan ini mulai dari skala kecil hingga skala menengah. Ikan ini termasuk jenis omnivora dimana pakannya dapat berupa pakan alami seperti Daphnia, cacing tubifeks atau pakan buatan. Fekunditas ikan neon berkisar antara 100-200 butir setiap kali memijah dengan waktu pemulihan antar memijah berkisar 12-15 hari. Ciri-ciri umum ikan neon tetra sebagai berikut :

  • Badan memanjang dan pipih dengan pola warna ynag khas yakni terdapat garis biru di sepanjang tubuhnya mulai dari mata hingga ke pangkal ekor.
  • Panjang total ukuran maksimal 1,25 inch.
  • Memiliki sirip punggung tambahan dibelakang sirip punggung utama dimana ukurannya lebih kecil.

Ikan neon tetra termasuk ikan yang suka berkelompok, oleh karena itu dalam satu akuarium biasanya jumlah ikan neon lebih dari 20 ekor. Ikan neon tetra bersifat pendamai, sehingga dapat dicampur dengan ikan-ikan lain terutama dengan jenis-jenis tetra lainnya.

3.14.2 Pemeliharaan Induk

Usaha pembenihan ini dimulai dari pemeliharaan induk untuk mencapai kematangan gonad, kemudian dilanjutkan dengan proses pemijahan, penetasan, pemeliharaan larva hingga pendederan.

Induk ikan neon tetra dapat dibedakan antara jantan dengan betina berdasarkan tanda-tanda pada tubuhnya. Induk jantan ditandai dengan garis biru yang lurus dan perut yang ramping sedangkan betina ditandai dengan garis neon yang bengkok serta perut yang gendut.

Pemeliharaan induk dilakukan di akuarium ukuran  cm dengan air setinggi 25 cm. Induk ditebar di dalam akuarium sebanyak 200 ekor per akuarium dengan pemeliharaan ikan neon jantan dan betina dipisahkan. Pemberian pakan berupa pakan alami berupa Daphnia (kutu air) dengan frekuensi pemberian pakan 2 kali sehari. Untuk menjaga kualitas air, setiap hari dilakukan penyiphonan.

3.14.3 Pemijahan

Pemijahan dilakukan pada akuarium kecil dengan ukuran  cm dengan ketinggian air 10 -15 cm. Induk yang dipijahkan sebanyak satu pasang per akuarium. Induk mulai dipasangkan pada sore hari (pukul 16.00) dan tanpa pemberian substrat apapun tetapi dapat juga dilakukan penambahan substrat berupa tanaman air dengan kondisi yang sudah bersih.

Kemudian akuarium di tutup dengan plastik hitam untuk menciptakan suasana gelap dan tenang untuk induk melakukan pemijahan. Waktu pemijahan untuk induk kurang lebih 16 jam dan terjadi pada malam atau pagi harinya. Sesudah bertelur, induk dapat diambil atau dikeluarkan dari akuarium.

3.14.5 Penetasan Telur dan Pemeliharaan Larva/Benih

Penetasan telur dapat dilakukan diakuarium pemijahan (akuarium kecil) atau pada akuarium yang berukuran besar (). Telur akan menetas selama 24 jam. Tahap selanjutnya yaitu pendederan dimana larva dipelihara hingga benih.

Pemberian pakan berupa pakan alami berupa Artemia (Artemia sp) untuk larva sampai umur 5-7 hari selanjutnya pakan diganti Daphnia (kutu air) untuk larva hingga umur benih. Frekuensi pemberian pakan 2 kali sehari. Untuk menjaga kualitas air, setiap hari dilakukan penyiphonan. Pada fase pemeliharaan ini umumnya petani ikan menggunakan daun ketapang untuk menciptakan suasana asam sesuai dengan karakteristik benih ikan neon tetra.

Pembesaran ikan neon tetra umumnya dilakukan di akuarium ukuran  cm dengan kepadatan ikan 3000 ekor (dari larva hingga ukuran S) atau pada kolam semen/beton berukuran 2x4x2 m dengan kepadatan 10.000 ekor (dari ukuran S hingga M atau L). Pemberian pakan berupa pakan alami berupa Daphnia (kutu air) dengan frekuensi pemberian pakan 2 kali sehari. Untuk menjaga kualitas air, minimal 2 hari sekali dilakukan penyiphonan.

SUMBER :

taufikbudhipramono.blog.unsoed.ac.id/2011/05/12/teknologi-budidaya-ikan-hias-3/

ARTIKEL LAINNYA;

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: