Oleh: agriefishery | Juli 1, 2012

TIPS MEMILIH PAKAN IKAN KOI

sumber photo : http://2.bp.blogspot.com/-8YwjOuX54bA/T068PpSNfsI/AAAAAAAAAgs/5lKc4iCN3ZQ/s1600/dsfgd.jpeg

Tips Memilih Pakan Koi

Postur badan yang bagus serta kecemerlangan warna koi sangat dipengaruhi oleh kualitas pakan. Kandungan gizi harus seimbangdan bebas bahan kimia beracun.
Pakan ikan koi sangat banyak merknya dan harganya pun bervariasi. Saat ini pakan koi yang berada di Indonesia masih didominasi oleh produk luar negeri. Maka, tidak heran lagi jika harganya jadi mahal.
Mengingat harganya yang mahal maka, supaya tidak kecewa Anda harus teliti sewaktu memilih. Jangan terkecoh oleh merk atau bungkus. Simak komposisi kandungan nutrisi yang tertera di kemasan, sifat fisik, spesifikasi, serta kondisi kemasan.

Bebas zat berbahaya
Menurut Budi Widjaja staf peneliti dan pengembangan Asosiasi Pecinta Koi Indonesia (APKI) pakan koi yang cepat basi justru memiliki kandungan zat pengawet yang rendah. Umumnya pakan seperti ini dibungkus menggunakan kemasan kedap udara. Tujuannya agar tidak mudah terkontaminasi bakteri. Selain itu pakan yang banyak mengandung bahan pengawet umumnya nampak mengkilat. Bila Anda cermati permukaan pakan tersebut terdapat lapisan yang menyerupai lilin.
Zat berbahaya lain yang harus diwaspadai yaitu pewarna. Pakan pemacu warna tidak harus selalu berwarna merah. Sebaiknya Anda tidak usah terlalu banyak menyuguhkan pakan pemacu warna. Sebab jika koi terlampau banyak mengkonsumsi beta karotin dan axasantin bisa mengalami kerusakan hati.
Pakan yang baik tidak menimbulkan kekeruhan air dalam kolam. Biasanya pakan buatan yang banyak mengandung bahan zat pewarna akan mengakibatkan air dalam kolam jadi keruh. Hal yang harus diperhatikan sewaktu memilih pakan yaitu, pakan tersebut harus disukai ikan. Sesuaikanlah ukuran butiran pelet dengan ukuran koi yang Anda pelihara. Sebab koi enggan menyantap pakan yang Anda berikan jika ukurannya terlampau besar.
Pilihlah bentuk pakan yang mengapung (floating food). Umumnya koi lebih suka menganyang pakan yang mengapung. Selain itu berkat pakan tersebut Anda lebih mudah melakukan kotrol kebutuhan pakan koi. Sebab jika ada sisa pakan mengapung di kolam menandakan koi sudah kenyang.

Sarat kandungan gizi
Selain harus bebas dari zat berbahaya, pakan koi juga harus sarat dengan gizi. “Kita tidak boleh tergantung pada satu merk pakan. Sebab suatu jenis pakan tidak mungkin bisa memenuhi kebutuhan gizi yang diperlukan Koi”, tegas Budi saat ditemui dalam rapat persiapan bursa koi 2005 di Riser Cibinong. Kandungan nutrisi baru bisa dipenuhi dengan jalan mengoplos berbagai merk pakan koi. Semisal Hoki, Nozomi, dan Hikari.
Agar komposisi campuran bisa pas maka, Anda harus mengetahui spesifikasi pakan koi. Di pasaran ada dua jenis spesifikasi pakan koi. Yaitu pakan yang berfungsi untuk “mengecat” tubuh koi supaya semakin kinclong dan pakan yang berguna untuk pembesaran. Pilihlah pakan koi klasifikasi pembesaran yang memiliki kandungan lemak rendah (low fat) namun memiliki kandungan protein yang banyak.
Selain pakan buatan, Anda juga bisa memberikan menu alami. Dengan jalan ini kebutuhan gizi koi bisa terpenuhi. Pakan alami banyak mengandung serat. Sedangkan kandungan serat dalam pakan buatan itu sangat sedikit. Serat sangat diperlukan untuk membantu melancarkan pencernaan koi. Berbagai jenis pakan alami yang bisa Anda suguhkan kepada koi yaitu selada air, jeruk, tomat, cacing, kepompong ulat sutera, lumut dan udang. Santapan alami tersebut cukup diberikan seminggu sekali saja.
Pakan buatan yang berkualitas biasanya bila terkena air akan mengambang dan pecah. Pelet seperti ini tidak membahayakan pencernaan ikan, karena pelet tersebut bersifat lebih mudah dicerna bila dibandingkan dengan pelet yang sulit pecah. Akibatnya, kandungan gizi dalam pelet yang mudah pecah mudah pula untuk diserap oleh pencernaan ikan.

SUMBER :

http://budidayakoi.blogspot.com/2009/04/budidaya-ikan-koi.html

ARTIKEL LAINNYA:


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: