Oleh: agriefishery | Desember 27, 2010

SEKILAS TENTANG ABALON

Abalon merupakan anggota kelas besar (Gastropoda), Family Haliotidae dan Genus Haliotis, yang berarti telinga laut karena bentuk cangkangnya, cangkang memiliki baris pori-pori pernapasan. Kaki muscular mempunyai tenaga penghisap kuat untuk berjalan pada permukaan batuan. Dagingnya memiliki kandungan protein 71,99%; lemak 3,20%; serat 5,60%; abu 11,11%; dan air 0,60%. Cangkangnya yang eksotik sering digunakan untuk perhiasan dan kerajinan lain berbahan dasar cangkang kerang. Produksi Abalon yang didominasi oleh penangkapan menimbulkan kekhawatiran akan semakin menipisnya populasi Abalon di alam.

Permintaan pasar yang tinggi terhadap Abalon menyebabkan produksi dari penangkapan tidak sanggup memenuhi sehingga dilakukanlah usaha pembudidayaan Abalondari tahun 1980-an.  Perkembangan budidaya Abalon semakin lama semakin terbaharui dan berkembang antara lain penggunaan metode pen-culture dan metode KJA (Anonim, 2010) Sebuah dilema antara pelestarian lingkungan dan target produksi menjadi batu yang mengganjal, untuk itu usaha pembenihan dan pembudidayaan menjadi sebuah solusi dari permasalahan tersebut.

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: