Oleh: agriefishery | Desember 15, 2010

PENETASAN TELUR PENYU SUKAMADE

Prinsip penetasan telur penyu secara semi-alamiah adalah menetaskan telur didalam sarang yang digali oleh petugas di areal yang dilindungi / dipagar sedemikian rupa sehingga aman dari gangguan predator maupun gangguan fisik di pantai. Lokasi yang dipilih adalah lokasi yang berdrainase baik, tidak tertutup vegetasi, dan terlindung dari gangguan predator.

Telur penyu hijau akan menetas setelah berumur 55 – 60 hari didalam sarang. Biasanya tukik akan keluar dari sarang pada tengah malam hingga menjelang fajar dimana pada saat itu predator cenderung sedikit. Hal itu karena tukik menyesuaikan diri dengan kondisi di sarang alaminya dimana pada siang hari cenderung lebih banyak predator yang mencari makan dibandingkan malam hari.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: