Oleh: agriefishery | Desember 15, 2010

PEMBONGKARAN SARANG TELUR PENYU DI HATCHERY SUKAMADE

Pembongkaran sarang di hatchery semi alami ini dilakukan saat sarang telur telah berumur lebih dari 60 hari dimana kemungkinan besar telur penyu sudah menetas secara keseluruhan. Tujuan dari adanya pembongkaran ini yaitu :

a.       Membantu tukik yang sulit keluar dari pasir supaya tidak mati.

b.      Pembersihan pasir sarang dari sisa – sisa cangkang dan telur yang gagal menetas.

c.       Mengurangi predator pemangsa tukik yang baru menetas seperti semut merah dan tikus.

d.      Untuk mengetahui nilai HR ( hatching Rate) satu sarang penetasan.

telur yang gagal menetas hasil dari pembongkaran sarang tersebut nantinya akan dihitung untuk mengetahui persentase keberhasilan penetasan sarang, yaitu :

Σ tukik yang berhasil menetas = Σ telur – Σ telur yang gagal menetas

HR = Σ tukik yang berhasil menetas x  100 %

Σ telur

Apabila saat pembongkaran ditemukan telur penyu yang masih baik, maka telur tersebut ditanam kembali didalam ember hingga menetas. Ciri – ciri telur yang masih baik yaitu warnanya cenderung putih bersih dengan bentuk bulat baik.  Dalam pembongkaran sarang, usahakan bekas bekas cangkang telur harus bersih dari pasir media penetasan karena bila tidak bersih, hal tersebut dapat memicu datangnya predator kedalam tempat penetasan seperti semut merah dan tikus karena bau anyir dari bekas cangkang.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: