Oleh: agriefishery | Juni 3, 2010

SUMBER AIR UNTUK BUDIDAYA

Sumber air yang dapat digunakan untuk kegiatan budi daya ikan ada beberapa macam. Berdasarkan asalnya sumber air yang dapat digunakan untuk kegiatan budi daya ikan dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu air permukaan dan air tanah. Air permukaan yaitu air hujan yang mengalami limpasan/berakumulasi sementara di tempat-tempat rendah misalnya: air sungai, waduk, danau, dan rawa. Selain itu, air permukaan dapat juga didefinisikan sebagai air yang berada di sungai, danau, waduk, rawa dan badan air lainnya yang tidak mengalami infiltrasi ke dalam. Sumber air permukaan tersebut sudah banyak dipergunakan untuk kegiatan budi daya ikan. Sedangkan air tanah yaitu air hujan yang mengendap atau air yang berada di bawah permukaan tanah. Air tanah yang saat ini digunakan untuk kegiatan budi daya dapat diperoleh melalui cara pengeboran air tanah dengan kedalaman tertentu sampai diperoleh titik sumber air yang akan keluar dan dapat dipergunakan untuk kegiatan budi daya.

Air tanah memiliki kelebihan airnya bersih, kekurangannya air tanah mempunyai kandungan oksigen yang rendah, kadar karbon dioksida yang tinggi dan kandungan besi yang relatif tinggi. Solusinya dengan menggunakan aerator/kincir air /blower pada air pemeliharaan dan yang utama air tanah tersebut harus diinapkan minimal semalam (12 jam) untuk meningkatkan kadar oksigen terlarut, selain itu jika air tanah mengalami kontak dengan udara akan mengalami proses oksigenasi sehingga ion feri (besi) yang terdapat pada air tanah akan segera mengalami pengendapan dan akan membentuk warna kemerahan pada air. Air tanah mempunyai kandungan oksigen yang rendah karena air ini pergerakannya di dalam tanah sangat lambat dan sangat dipengaruhi oleh porositas, permeabilitas dari lapisan tanah dan pengisian kembali air. Jika sumber air tanah ini dieksploitasi secara besar- besaran maka jumlah air tanah akan semakin berkurang. Air tanah berdasarkan kandungan salinitasnya merupakan air tawar yang akan dipergunakan untuk budi daya ikan air tawar. Saat ini dibeberapa kota besar yang telah banyak sekali terjadi pengeboran air tanah secara besar-besaran maka kadar salinitas dari air tanah ini mengalami perubahan karena telah tercemar dengan air laut. Oleh karena itu, sumber air yang biasa digunakan di kota besar adalah air yang berasal dari PAM. Air PAM ini berasal dari sumber air permukaan dan mengalami proses tertentu sampai diperoleh kualitas air sesuai baku mutu yang diinginkan.

Sumber air tersebut dapat dipergunakan untuk budi daya ikan air tawar karena memiliki kandungan oksigen yang cukup dan pH yang stabil. Kekurangan air PAM ini biasanya mengandung klorin/kaporit yang cukup tinggi dan solusinya sama seperti pada air tanah cukup dilakukan pengendapan air pada wadah terpisah minimal semalam yaitu 12 jam.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: