Oleh: agriefishery | Februari 18, 2010

BIOLOGI TERUMBU KARANG LANJUTAN

CARA MAKAN

Karang memiliki dua cara untuk mendapatkan makan, yaitu

1.  Menangkap zooplankton yang melayang dalam air.

2.  Menerima hasil fotosintesis zooxanthellae.

Ada pendapat para ahli yang mengatakan bahw a hasil fotosintesis zooxanthellae yang dimanfaatkan oleh karang, jumlahnya cukup untuk memenuhi kebutuhan proses respirasi karang tersebut (Muller-Parker & D’Elia 2001). Sebagian ahli lagi mengatakan sumber makanan karang 75-99% berasal dari zooxanthellae (Tucket & Tucket 2002).

Ada dua mekanisme bagaimana mangsa yang ditangkap karang dapat mencapai mulut:

1.  Mangsa ditangkap lalu tentakel membaw a mangsa ke mulut

2.  Mangsa ditangkap lalu terbaw a ke mulut oleh gerakan silia di sepanjang tentakel

ASOSIASI  KARANG DENGAN ZOOXANTHELLAE

Zooxanthellae adalah alga dari kelompok Dinof lagellata yang bersimbiosis pada hew an, seperti

karang, anemon, moluska dan lainnya. Sebagian besar zooxanthella berasal dari genus

Symbiodinium. Jumlah zooxanthellae pada karang diperkirakan > 1 juta sel/cm2

permukaan

karang, ada yang mengatakan antara 1-5 juta sel/cm2

. Meski dapat hidup tidak terikat induk,

sebagian besar zooxanthellae melakukan simbiosis

Dalam asosiasi ini, karang mendapatkan sejumlah keuntungan berupa

1.  Hasil fotosintesis, seperti gula, asam amino, dan oksigen

2.  Mempercepat proses kalsif ikasi yang menurut Johnston terjadi melalui skema:

—  Fotosintesis akan menaikkan PH dan menyediakan ion karbonat lebih banyak

—  Dengan pengambilan ion P untuk fotosintesis, berarti zooxanthellae telah

menyingkirkan inhibitor kalsif ikasi.

Bagi zooxanthellae, karang adalah habitat yang baik karena merupakan pensuplai terbesar zat anorganik untuk fotosintesis. Sebagai contoh Bytell menemukan bahw a untuk zooxanthellae dalam Acropora palmata  suplai nitrogen anorganik, 70% didapat dari karang (lihat Tomascik et al. 1997). Anorganik itu merupakan sisa metabolisme karang dan hanya sebagian kecil anorganik diambil dari perairan.

Bagaimana zooxanthellae dapat berada dalam karang, terjadi melalui beberapa mekanisme terkait dengan reproduksi karang. Dari reproduksi secara seksual, karang akan mendapatkan zooxanthellae langsung dari induk atau secara tidak langsung dari lingkungan. Sementara dalam reproduksi aseksual, zooxanthellae akan langsung dipindahkan ke koloni baru atau ikut bersama potongan koloni karang yang lepas. Mekanisme reproduksi lebih lanjut dijelaskan pada bagian selanjutnya.



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: