Oleh: agriefishery | Juli 22, 2009

“BARRIERS TO ENTRY” DI PERIKANAN

fish1

mungkin banyak teman – teman bertanya maksud dari perkataan diatas apa. ungkapan tersebut saya dapatkan di saat saya sedang melakukan praktikum di Pantai Baron, Gunung Kidul, Yogyakarta. dalam hal ini praktikum Pengantar Ekonomi Perikanan.

maksud dari ‘barriers to entry’ yaitu penghalang untuk masuk. pada intinya nelayan -nelayan luar tidak dapt masuk secara langsung ke suatu daerah karena telah ada aturan yang mengatur tentang nelayan pendatang di daerah tersebut.

penghalang ini sangat penting untuk menjaga hak – hak nelayan setempat supaya mereka tidak di jajah oleh nelayan pendatang di daerah meraka sendiri. biasanya saat nelayan pendatang datang, mereka selalu hanya ingin mengambil keuntungan saja namun tidak memberikan/ menunaikan kewajibannya seperti menjaga kebersihan dan lain -lain sehingga membuat nelayn setempat menjadi menderita akibat adanya nelayn pendatang.

di pantai baron ini saat kami tanyakann di sana telah ada penghalang untuk masuk tersebut berupa peraturan -peraturan yang telah ditetapkan bersama oleh para nelayn sehingga nelayn pendatang tidak dapat masuk ke pantai baron seenaknya. namun hal tersebut tidak kami temukan di pantai ngerenehan sehingga disana abanyak terdapat nelayan andon / pendatang.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: