Oleh: agriefishery | Februari 14, 2010

SISTEM RANGKA IKAN


Rangka ikan berfungsi untuk :
• Menegakkan tubuh
• Menunjang/menyokong organ – organ tubuh
• Melindungi organ tubuh
• Membantu pembentukan butir darah merah.
Sistem Rangka pada Ikan terdiri dari:
a. Tulang rawan
b. Jaringan pengikat
c. Sisik (squama)
d. Komponen – komponen gigi
e. Jari – jari sirip
f. Penyokong sel pada sistem saraf

Secara tidak langsung, bentuk rangka menentukan bentuk tubuh ikan yang beraneka ragam.
Bentuk tubuh ikan merupakan interaksi antara sistem rangka dengan sistem otot serta evolusi dalam adaptasi kedua sistem tersebut terhadap lingkungannya.
Rangka yang menjadi penegak tubuh ikan terdiri dari tulang rawan dan atau tulang sejati.
Elasmobranchii : seluruh rangka terdiri dari tulang rawan
Osteichthyes terdiri dari tulang sejati. Sebagian besar tulang Osteichthyes pada permulaannya terbentuk melalui tahap tulang rawan, kemudian materialnya menjadi tulang sejati dalam bentuk bentuk yang khusus melalui osifikasi.
Osifikasi merupakan proses perubahan tulang rawan menjadi tulang sejati / tulang keras.

Oleh: agriefishery | Februari 10, 2010

BENTUK TUBUH IKAN

Pada umumnya Bentuk tubuh ikan ada empat yaitu :

  1. Torpedo (fusiform),

Bentuk tubuh ini biasanya dimiliki oleh ikan yang berenang dengan cepat biasanya untuk ikan yang sering melakukan migrasi. ex :ikan tongkol (Euthynus affinis )

  1. Gepeng (depressed),

biasanya dimiliki oleh ikan yang suka hidup didasar perairan dan mengendap – endap untuk menangkap mangsanya. ex : ikan pari (Dasyatis bleekeri )

  1. Pipih (compressed),

Bentuk ini biasanya dimiliki oelh ikan yang bergerak dengan kecepatan sedang dan biasanya hidup di dasar perairan / ikan demersal. ex : ikan helikopter (Triacanthus brevirostris)

  1. Pita (filliform),

Bentuk ini dimiliki oleh ikan yang bertubuh panjang dan tubuhnya seperti lembaran pita. Ikan ini cenderung bergerak lambat dengan cara berenang seperti ular yang membentuk huruf S. ex : ikan layur (Trichiurus sp.)

  1. Bulat (globular),

Bentuk ini dimiliki oleh ikan yang biasanya bertubuh pendek dan gemuk sehingga cenderung bergerak lambat. ex : ikan buntal (Tetraodon sp. )

Oleh: agriefishery | Februari 10, 2010

CIRI – CIRI IKAN YANG SEHAT

Ciri CIRI  ikan yang sehat

  • Organon-visus (mata) jernih dan cerah
  • Kulit sedikit berlendir
  • Gerak refleks baik
  • Gerakan lincah
  • Warna ikan cerah
  • Bagian ventral (perut) tubuh
  • mendatar
  • Bagian cauda (ekor) horizontal atau terangkat keatas
  • Pinna caudalis mengembang seperti kipas

Metode yang digunakan untuk menentukan Derajat Kesehatan Ikan antara lain:

Escape reflex

  • Ikan diganggu dengan ketukan, bayangan atau illuminasi (penyinaran yang kuat dan mendadak), ikan yang sehat akan bergerak lebih cepat dan bersifat malu-malu.

Defensive reflex

  • Ikan diletakkan pada suatu bidang datar, maka ikan yang sehat akan menggelepar dengan interval tertentu.

Tail reflex

  • Ikan dipegang pada bagian caput, maka ikan yang sehat akan mengangkat pinna caudalis-nya dan mengembangkannya seperti kipas, serta bagian ventral tubuhnya akan mendatar.

Ocular reflex

  • Ikan dipegang pada posisi horizontal dengan bagian dorsal disisi atas. Ikan diputar sepanjang sumbu longitudinal ke kanan atau ke kiri, maka ikan yang sehat akan mempertahankan pupil matanya pada posisi awal (keadaan semula).
Oleh: agriefishery | Februari 10, 2010

KETAM KENARI

Ketam Kenari

Klasifikasi :

Kingdom        :Animalia
Phylum          :
Arthropoda
Subphylum     :
Crustacea
Classis            :
Malacostraca
Superordo       :
Eucarida
Ordo               :
Decapoda
Subordo          :
Pleocyemata
Infraordo         :
Anomura
Superfamilia     :
Paguroidea
Familia            :
Coenobitidae
Genus             :
Birgus
Species            :
B. Latro

Nama Indonesia : Ketam kenari

Habitat : Pantai kawasan Indo Pasifik.

Ciri-ciri :

    • Panjang 35 cm, massa 10 kg.
    • Kaki yang kuat digunakan untuk memanjat pohon kelapa.
    • Makanan : Kelapa, buah pandan, bangkai hewan.
Oleh: agriefishery | Februari 10, 2010

SIRIP IKAN

Sirip Ikan

Terdiri dari :

  • pinna dorsalis / sirip punggung,
  • pinna caudalis / sirip ekor,
  • pinna analis sirip perut,
  • pinnae ventrales / sirip ventral,
  • dan pinnae pectorales / sirip samping

Pinna caudalis ada beberapa tipe yaitu :

  1. Protocercal
  2. Diphycercal
  3. Isocercal
  4. Homocercal

a. Epicercal

b. Hypocercal


« Newer Posts - Older Posts »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 41 pengikut lainnya.