Oleh: agriefishery | Juli 9, 2012

CACING SUTERA /TUBIFEX SP. SEBAGAI PAKAN ALAMI

 

Salah satu makanan alami yang baik untuk ikan berukuran kecil (benih) adalah cacing rambut (Tubifex). Organisme ini sangat baik untuk pertumbuhan awal ikan air tawar karena kandungan proteinnya tinggi dan tidak mempunyai rangka skeleton sehingga mudah dan cepat dicerna. Cacing rambut merupakan organisme penghuni dasar perairan sehingga cocok untuk ikan yang mempunyai tipe mulut pemakan organisme dasar (Yorosenko at. al., 1987 dalam Maftuch, 1998).

Cacing Tubifex sp. sering disebut sebagai cacing rambut karena bentuk dan ukurannya seperti rambut dan merupakan pakan yang banyak digunakan sebagai pakan ikan hias dengan kandungan protein yang cukup tinggi sebesar 57 %, sehingga mampu memenuhi kebutuhan nutrisi bagi pertumbuhan benih (Lesmana dan Dermawan, 2001).

Menurut Edmonson (1985), klasifikasi Tubifex sp. adalah sebagai berikut :

Phylum            : Annelida

Classis             : Oligochaeta

Ordo                : Haplotaxida

Familia            : Tubificidae

Genus              : Tubifex

Species            : Tubifex sp.

Tubifex sp. memiliki ukuran panjang 1-2 cm dengan warna kemerah-merahan. Tubuh cacing Tubifex terdiri dari 2 lapis otot yang membujur dan melingkar sepanjang tubuhnya. Cacing ini mempunyai saluran pencernaan berupa celah kecil dari mulut sampai anus (Priyambodo dan wahyuningsih, 2001). Cacing ini termasuk kelompok Oligochaeta. Tubuhnya beruas-ruas dan banyak hidup di perairan tawar yang airnya jernih dan sedikit mengalir tetapi banyak mengandung bahan organik.

Tubifex sp. dapat hidup di berbagai habitat. Mereka biasanya menguburkan diri dalam lumpur atau membuat liang di dalam lumpur. Mereka membuat tabung yang menetap atau dapat di bawa-bawa. Tabung tersebut dibuat dari lumpur, butir-butir mineral atau sampah yang dilekatkan satu sama lain dengan lendir (Suwigyo dkk, 1981). Namun kehadirannya di perairan sering dikatakan merupakan indikator pencemaran air (Ruppert dan Barnes, 1991).

PUSTAKA:

Edmonson, W.T. 1959. Fresh Water Biology. John Wiley & sons inc. New York.

Lesmana, D.S dan I. Dermawan. 2001. Budidaya Ikan Hias Air Tawar Populer. Penebar Swadaya. Jakarta.

Maftuch, Mulyanto. Ms, Nahano Sriwidodo dan Umi Zakiyah 1998. Relokasi exploitasi cacing rambut (Tubifex) melalui usaha budidaya secara intensif. Fakultas Perikanan Universitas Brawijaya. 36 hal.

Ruppert, E.E. dan R.D. Barnes 1991. Invertebrate Zoology. Sixth Edition. Saunders College Publishing. Philadelphia.

Suwigyo, S., Chaerudin dan R. Widodo. 1981. Diktat Kuliah Avertebrata Air. Fakultas Perikanan. IPB. Bogor.

ARTIKEL LAINNYA:

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 40 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: