Oleh: agriefishery | Juli 5, 2012

GELEMBUNG RENANG PADA IKAN (SWIM BLADDER)

SUMBER PHOTO: http://www.earthlife.net/fish/bladder.html

Gelembung renang terdiri dari dua kantung gas yang terletak pada bagian dorsal, meskipun pada beberapa ikan primitif hanya memiliki satu gelembung renang. Memiliki dinding yang fleksibel yang berkontraksi dan berkembang berdasarkan tekanan ambien. Dinding gelembung renang memiliki sedikit pembuluh darah dan dilapisi dengan kristal guanine yang membuatnya kedap udara. Penyesuaikan tekanan gas menggunakan kelenjar gas sehingga mendapatkan daya apung netral dan dapat naik dan turun pada berbagai kedalaman. Pada tahap embrio beberapa ikan telah kehilangan gelembung renang seperti ikan bertulang rawan misalnya hiu dan pari. Ikan tersebut mengontrol kedalamn dengan berenang (menggunakan lift dinamis).

Kombinasi gas dalam gelembung renang bervariasi. Pada ikan air dangkal, rasio perkiraan berhubungan dengan tekanan atmosfer, sedangkan ikan laut dalam cenderung memiliki persentase oksigen lebih tinggi. Misalnya, belut Synaphobranchus memiliki oksigen 75,1%, 20,5% nitrogen, 3,1% karbon dioksida, dan argon 0,4%.

Pada beberapa ikan, terutama spesies air tawar (misalnya ikan mas dan lele), gelembung renang tersambung ke labirin telinga bagian dalam dengan weberian, struktur bertulang yang berasal dari tulang belakang, yang memberikan informasi yang tepat tentang tekanan air dan kedalaman serta meningkatkan pendengaran.

Gelembung renang merupakan organ internal yang dipenuhi oleh gas yang berfungsi memberi kemampuan ikan untuk mengendalikan daya apung sehingga mampu menghemat energy untuk berenang . Fungsi lain gelembung renang adalah digunakan sebagai ruang beresonansi untuk memproduksi atau menerima suara. Selain itu gelembung renang juga berfungsi sebagai organ respiratori khusus untuk jenis physostome.

Bentuk physostome memilki gelembung renang yang terbuka dan berhubungan dengan saluran pencernanaan. Sedangkan bentuk physoclists merupakan gelembung renang tertutup karena tidak berhubungan dengan saluran pencernaan. Gelembung renang terletak diantara peritoneum dan vertebrata. Disekitar gelembung peritoneum terdapat epithelium yang tipis dan mengandung lapisan kristal yang berwarna putih atau perak. Gelembung ini secara kuat menempel padavertebrata dan berisi pembuluh darah sehingga dapat berfungsi sebagai organ respiratori.

Pengisian gelembung renang dengan udara dilakukan dengan cara mengalirkan udara dari tractus pneumaticus sampai terjadi penggembungan. Sementara pengosongan dilakukan dengan menekan gelembung ke usus. Pada gelembung renang berbentuk physostome pengisisan gelembung renang dilakukan pertama kali bersamaan dengan pigmentasi mata dan pembukaan mulut larva. Bentuk phsycolist mengisi gelembung renang dengan memanfatkan udara yang berdifusi lewat insang.Pada larva ikan kakap, gelembung renang diisi pertama kali pada saat larva mulai memakan makanan dari luar.

Kasus kematian massal larva ikan kakap karena disebabkan oleh swimbladder stress sindrom (SBSS) karena tidak berfungsinya gelembung renang. Gejala yang ditimbulkan dapat dilihat dari perubahan tingkah lakuk ikan seperti, berenang miring di permukaan, berenang di permukaan dengan bagian punggung mencuat, berenang dengan menggling-gulingkan badan dan berenang dengan perut di bagian atas. SBSS dapat disebabkan oleh berbagai factor baik pengaruh tunggal ataupun kombinasi dari penanganan. Suhu yang terlalu tinggi, salinitas yang tinggi, pencahayaan, blooming alga, deplesi oksigen dan bakteri.

Pencegahan dapat dilakukan dengan melakukan pemeliharaan larva dalam tangki kecil di dalam ruangan dengan sistem penggantian air secukupnya, suhu konstan, pencahaayaan redup dan fitrasi air.

SUMBER:

http://akuakultur.blogspot.com/2011/04/gelembung-renang-swimbladder-pada-ikan.html

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 40 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: