Oleh: agriefishery | Februari 16, 2010

KADAR OKSIGEN TERLARUT / DO TAMBAK BANDENG

KADAR OKSIGEN TERLARUT / DO TAMBAK BANDENG

Ikan bandeng membutuhkan oksigen yang cukup untuk kebutuhan pernafasannya. Oksigen tersebut harus dalam keadaan terlarut dalam air, karena bandeng tidak dapat mengambil oksigen langsung dari udara. Ikan bandeng dan organisme-perairan lainnya mengambil oksigen ini tanpa melibatkan proses kimia.

Oksigen masuk dalam air tambak melalui difusi langsung dari udara, aliran air yang masuk tambak, termasuk hujan,  proses fotosintesa tanaman berhijau daun.  Kandungan oksigen dapat menurun akibat pernafasan organisme dalam air dan perombakan bahan organik. Cuaca mendung dan tanpa angin dapat menurunkan kandungan oksigen di dalam air. Untuk kehidupan ikan bandeng dengan nyaman diperlukan kadar oksigen minimum 3 mg per liter.

Oksigen terlarut di dalam air (Dissolved Oxygen = DO).  Dapat diukur dengan titrasi di laboratorium serta dengan metode elektrometri menggunakan Dissolved Oxygen Meter (DO meter).

Sumber :  Balai Budidaya Air Payau, Jepara.  1984.  Pedoman Budidaya Tambak. Direktorat Jenderal Perikanan, Departemen Pertanian.  Jepara.

About these ads

Responses

  1. Bg agri. . .
    Salam kenal nie christine fari tanjungpandan juga..
    Christine boleh minta info tentang manajemen oksigen terlarut dalam tambak gk ?
    Untuk bahan kuliah christine.
    Makasie bg agri

    • teknik manajemen oksigen tambak biasanya menggunakan blower didasar tambak dan dengan kincir…
      coba cari keyword di google blower atau kincir di tambak


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 38 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: