Oleh: agriefishery | Desember 2, 2009

GLOBAL WARMING DAN PENGARUHNYA TERHADAP PAKAN ALAMI

Pengaruh pemanasan global terhadap temperatur air laut telah menyebabkan terjadinya “Zona Mati” di lautan. Area air yang sangat luas ini tidak memiliki kehidupan karena hilangnya oksigen dan dilepaskannya gas hidrogen sulfida (H2S). Menurut laporan dari PBB, saat ini sudah ada lebih dari 200 zona mati. Satu zona muncul di Lautan Pasifik  lepas pantai Oregon, AS pada tahun lalu dan ukurannya telah bertambah 4 kali lipat. Hampir tidak ada oksigen di area ini. Jika oksigen lenyap, maka bakteri yang baru akan mengambil alih dan memproduksi gas hidrogen sulfida yang sangat mematikan bagi kehidupan di laut dan bumi.

(http://www.pemanasanglobal.net/)

Ikan-ikan Hiu Terancam Punah Akibat Perubahan Iklim.

Studi baru-baru ini yang dimuat dalam jurnal Pelestarian Biologi menyatakan bahwa populasi dari banyak spesies ikan hiu yang berkurang dengan cepat membuat para ilmuwan prihatin tentang dampaknya terhadap ekosistem laut secara keseluruhan. Kelompok-kelompok pelestarian menyerukan agar dilakukan langkah-langkah global untuk melindungi ikan hiu itu, bahkan beberapa jenis hampir lenyap sama sekali. (http://news.bbc.co.uk/2/hi/science/nature/7446112.stm)

Berdasarkan informasi diatas kita dapat mengetahui bahwa begitu banyak masalah yang kompleks terjadi disekitar kita akibat terjadinya pemanasan global yang sebagian besar berdampak pada kenaikan suhu dipermukaan bumi. Saya sangat tidak setuju dengan dampak yang terjadi seperti adanya zona mati di perairan laut dan juga saya sangat khawatir dengan dampak kedepannya yang mungkin saja terjadi. Zona mati merupakan zona dimana mahluk hidup sulit untuk bertahan hidup pada umumnya dikarenakan minimnya kandungan oksigen terlarut yang dikandung perairan dan tingginya kandungan gas H2S yang terdapat didalamnya. Tentu zonai mati ini sangat tidak baik bagi organisme laut seperti ikan dan tidak terkecuali juga pada pakan alami yang ada dilaut seperti plankton. Plankton, dalam hal ini fitoplankton sangat membutuhkan sinar matahari untuk proses fotosintesisnya dan juga mereka membutuhkan oksigen untuk respirasi pada malam hari. Begitu pula dengan zooplankton. Mereka sangat bergantung pada kandungan oksigen terlarut didalam air untuk bernafas. Jika zona mati ini terus membesar di lautan, maka pasti akan mengancam kehidupan organisme laut seperti ikan dan tidak terkecuali plankton. Tentu dapat menyebabkan banyak organisme laut yang mati bila terperangkap di zona mati ini. Hal lain yang perlu diingat juga, kandungan oksigen di perairan akan semakin menurun dengan semakin meningkatnya suhu di suatu perairan. Dengan kata lain akibat adanya efek global warming ini kandungan oksigen terlarut di perairan tentu akan menurun dan hal ini menyebabkan terjadinya persaingan bagi organisme laut untuk mendapatkan oksigen yang cukup bagi kehidupannya. Hal itulah yang saat ini sering kita dengar dengan adanya ‘Plankton Die’ di perairan dikarenakan plankton tidak mendapatkan oksigen yang cukup sehingga mati.

Informasi yang kedua mengenai ikan hiu yang saat ini keberadaannya semakin bergeser dan sedang diambang kepunahan. Saya sangat kawatir jika ikan hiu semakin sedikit populasinya atau bahkan punak karena bila hal tersebut terjadi makadapat menggangu kesetimbangan ekositem secara keseluruhan terutama ekosistem laut. Ikan hiu merupakan konsumen teratas dalam rantai makanan di suatu ekositem laut. Jika ikan hiu punah tentu akan menggangu kestabilan rantai makanan di ekosisten tersebut. Sebagai contoh :

Plankton – ikan kecil – ikan sedang – ikan besar – ikan hiu

Jika ikan hiu tidak ada maka akan terjadi ledakan populasi di ikan besar. Karena tingginya populasi ikan besar tentu akan menghabiskan populasi ikan sedang sehingga rantai menjadi terputus. Hal tersebut akan berdampak pula pada plankton yang seharusnya dikonsumsi oleh ikan kecil. Sehingga terjadi ledakan populasi plankton di perairan. Karena tingginya populasi plankton maka biasanya kandungan oksigen terlarut di perairan tidak cukup untuk menopang kehidupan plankton sehingga terjadi kematian massal plankton. Karena itu kesetimbangan ekositem sangat penting dan haus kita jaga.

Begitu banyak hal yang terjadi akibat adanya pemanasan global saat ini mulai dari kenaikan suhu, kenaikan muka air laut, banyaknya penyakit yang muncul, musim kemarau berkepanjangan dan lain –lain. Hal tersebut sangat sulit untuk kita hindari. Karena itu marilah kuta bersama – sama mengurangi dampak dari pemanasan global dengan mepelajari sebabnya, cara mangantisipasinya, ikut mendukung kegiatan organisasi lingkungan dan lain – ilain. Dan pada intinya mulailah dari yang paling kecil yaitu dari diri kita sendir. Peduli lingkungan mulai dari diri sendiri.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 40 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: